7 Keajaiban Dunia Terbaru yang Membuat Mata Anda Terbelalak

7 Keajaiban Dunia Terbaru yang Membuat Mata Anda Terbelalak

Mungkin waktu Anda bersekolah dulu, Anda pernah mengetahui situs keajaiban dunia yang ada pada buku atlas atau buku pengetahuan umum lainnya. Namun sepertinya keajaiban dunia tersebut sudah mulai tergeser dengan keberadaan keajaiban dunia yang baru. Dinamika dunia pariwisata ‘mewajibkan’ adanya hal-hal terbaru untuk menghibur para wisatawan. Salah satu caranya adalah dengan menyajikan keajaiban dunia terbaru.

Selain Candi Borobudur, berikut tujuh keajaiban dunia terbaru yang wajib Anda sambangi untuk mendapatkan pengalaman tak terlupakan. Sebelum membaca artikel ini lebih lanjut, persiapkan tiket pesawat Cathay Pacific untuk menyambangi destinasi-destinasi yang terlabeli dengan keajaiban dunia terbaru.

Gunung Kilauea, Hawaii

Salah satu keajaiban dunia terbaru, ialah gunung yang terletak di kawasan Taman Nasional Hawaii Volcanoes. Gunung paling aktif di bumi ini sempat meletuskan laharnya pada 3 Mei 2018 yang diselingi oleh 500 gempa di kawasan puncak Kilauea. Akibat dari gempa tersebut lebih dari 100 rumah hancur dan jalan raya yang retak. Di samping keganasan insiden tersebut, Taman Nasional ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara.

Danau Baikal, Siberia

Danau ini merupakan danau terdalam dengan kedalaman sekitar 1600 meter. Dengan luas sekitar 31.000 km persegi, danau ini ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia. Musim dingin merupakan musim yang tepat dan menjadi favorit bagi para wisatawan untuk mengunjungi danau ini, karena dapat dengan bebas bermain dengan rusa kutub dan meluncur di atas danau beku.

Taman Nasional Redwood, Amerika

Taman Nasional seluas 130.000 hektare merupakan rumah bagi jejeran pohon raksasa. Redwood merupakan spesies pohon tinggi dengan batang berawarna merah yang tingginya mencapai 63 meter dan diameter 7,8 meter. Taman Nasional Redwood terbuka untuk umum sebagai destinasi wisata bagi Anda yang ingin piknik dan melakukan aktivitas outdoor seperti flying fox.

Aurora Borealis

Fenomena alam memang selalu memberikan kejutan bagi manusia, karena memberikan pemandangan indah yang sangat menghibur mata. Salah satu fenomena alam yang sangat menakjubkan, yakni aurora borealis. Ada beberapa tempat yang bisa menyaksikan fenomena alam ini, seperti di Islandia, Norwegia, Australia, Argentina.

Carnegie Quarry, Utah

Bila Anda sempat bercita-cita untuk menjadi arkeolog dan menggali situs fosil dinosaurus mungkin ini adalah tempat terbaik untuk merealisasikan cita-cita Anda. Di sini Anda dapat melihat secara langsung habitat terbesar dinosaurus yang hidup di Tanah Utah. Tempat ini memiliki 1500 kumpulan fosil dinosaurus yang dapat Anda nikmati. Selain itu kawasan Carnegie Quarry memiliki wall of bones yang terdiri dari sisa tulang dinosaurus.

Tores Del Paine, Chile

Bagi Anda yang penikmat udara dingin, destinasi ini bisa menjadi pilihan Anda, karena saat memasuki musim dingin suhu di tempat ini bisa mencapai 0 derajat celcius. Anda dapat menikmati pemandangan sunrise yang akan memperindah feeds instagram Anda. Sangat disarankan untuk mengunjungi Tores Del Paine pada bulan Oktober hingga April. Untuk menuju ke destinasi wisata ini, Anda dapat menaiki bus selama empat jam dari Puerto Nata Les dengan biaya sekitar Rp 280.000.

Great Barrier Reef, Australia

Destinasi wisata yang terletak di pantai Quennsland ini merupakan habitat bagi lebih dari 1.500 spesies ikan. Great Barrier Reef dinobatkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO karena merupakan sistem terumbu karang terbesar di dunia. Anda dapat melakukan berbagai kegiatan outdoor atau olah raga air seperti menyelam, skydive, speedboat dan berenang untuk menikmati keindahan destinasi wisata ini. Untuk menjaga kelestarian habitat pada Great Barrier Reef yang ada di Austalia ini , terdapat paket liburan konservasi alam bagi Anda yang inin turut serta menjaga kelestarian destinasi wisata ini. Lewat paket liburan tersebut, Anda akan diberikan kesempatan untuk menyelam serta memantau terumbu karang selama dua minggu.