Risiko Pinjaman Uang yang Digunakan untuk Investasi Reksadana

Risiko Pinjaman Uang yang Digunakan untuk Investasi Reksadana

Di dunia ini selalu ada risiko untuk setiap hal. Satu-satunya yang tidak berisiko itu kalau tidak melakukan apa-apa. Itu saja masih berisiko hidup gagal. Ketika Anda sudah berniat mengajukan pinjaman uang untuk investasi reksadana, maka harus siap apa saja yang terjadi. Inilah beberapa risiko yang mungkin akan Anda alami.

Risiko saat Terjadi Inflasi

Setiap orang di Indonesia tentu tidak menginginkan terjadinya inflasi. Tragedi ini benar-benar terasa ketika tahun 1998 yang lalu. Saat keadaan ekonomi Indonesia tengah carut-marut. Barang-barang mahal. Dalam reksadana itu kan berhubungan dengan penjualan saham, obligasi, dan lain-lain. Sedangkan saat terjadi inflasi, surat berharga itu tiada berharga lagi.

Risiko Gara-Gara Tidak Mematuhi Aturan yang Sudah Disepakati

Poin ini memiliki suara lain dari adanya denda akibat tidak patuh atau membangkang. Wajar kalau Anda tidak patuh, maka dibebankan denda yang tentu mengurangi nilai keuntungan investasi. Oleh karena itu, sebelum bekerja sama dengan manajer investasi, simak dulu policy and procedure, etika, hukum, aturan, serta peraturan yang mengikat keduanya.

Risiko pada Pasar Modal secara Umum

Pasar modal itu sangat kompleks. Masing-masing faktor memiliki keterkaitan satu sama lain. Efeknya juga berimbas pada reksadana. Beberapa faktor penyebab perubahan nilai tersebut antara lain terjadinya sentimen investor secara luas, guncangan eksternal, kondisi politik, kondisi global, dan lain-lain. Tahan dulu untuk berinvestasi kalau kondisinya memburuk.

Salah Pilih Manajer Investasi

Kedudukan manajer investasi dalam reksadana memiliki peran yang sangat vital. Bahkan bisa jadi sebagai kunci utama berhasil atau tidaknya investasi pada reksadana. Setiap manajer investasi profesional pasti memenuhi kriteria seperti jam terbang tinggi, keahlian tinggi, tahu berbagai teknik investasi, hingga proses legalisasi usahanya.

Besarnya Keuntungan atas Investasi Reksadana Tidak Dijamin

Inilah yang harus menjadi perhatian bersama. Keuntungan dari reksadana itu kan mayoritas berasal dari pembagian dividen ketika modal investasi mengalami kenaikan. Satu hal yang pasti, bahwa reksadana itu merupakan investasi untuk jangka panjang. Jadi nilai untung per tahunnya kecil. Adapun yang paling besar itu reksadana pasar uang.

Pilihan jenis investasi reksadana yang tepat akan membuat risiko di atas berkurang. Khusus untuk poin salah pilih manajer investasi, ada baiknya mulai sekarang Anda main ke situs resminya Bapepam maupun OJK. Kemudian lihat apakah manajer investasi yang Anda mau terdaftar di sana atau tidak. Sayang kalau pinjaman uang terbang percuma gara-gara itu.